Breaking News
Loading...
Wednesday, July 31, 2013

TASIKMALAYA,(PRLM).-Ratusan warga dengan mengendarai sepeda motor melakukan konvoi di sekitar wilayah Tawang, Selasa (30/7/2013) petang. Mereka diduga akan menyisir keberadaan anggota geng motor yang diduga telah melakukan pembacokan terhadap warga pada Minggu (28/7/2013) lalu.

Alhasil dua warga mengalami luka-laku ketika berpapasan dengan rombongan warga tersebut. Salah satunya dilarikan ke RSUD Kota Tasikmalaya. Kedua warga tersebut diduga diyakini rombongan sebagai salah seorang anggota geng motor.

Deni (21) salah seorang korban mengatakan, saat itu dia tidak tahu apa-apa ketika berpapasan dengan rombongan bermotor di Jalan Perintis Kemerdekaan. Ia mengaku dikeroyok hingga mengalami luka di bagian atas kanan kepalanya hingga berdarah.

Selain itu, warga lainnya M Yusa (21) mengalami luka di kepala hingga harus dilarikan ke RSUD Kota Tasikmalaya. Ia diduga dihakimi massa ketika berpapasan di Jln Laswi.

Pada saat itu ratusan warga yang berkonvoi menyisir wilayah Tawang seperti Jl Cikalang, Pataruman, KHZ Mustafa dan Perintis Kemerdekaan.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Iwan Imam Susilo mengatakan, sekira 250 massa dari Paseh melakukan aksi penyisiran geng motor.

Hal itu sebagai bentuk reaksi terhadap anarkhisme yang dilakukan geng motor. "Kami kanalisasi. Silakan saja tapi jangan sampai anarkis," ujar dia.

Menurut dia, pada pengawalan aksi tersebut pihaknya telah melakukan penyekatan agar mereka tidak masuk lokasi-lokasi yang membahayakan.

Ia menambahkan, kedepan, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menguber geng motor. Tim khusus tersebut bakal melibatkan beberapa elemen.

"Penanganan geng motor itu tidak hanya penegakan hukum saja. Misalnya kami akan langsung tembak ditempat jika ada anggota geng motor yang bersenjatakan api. Selain penegakan tapi perlu diimbangi dengan pembinaan yang akan dilakukan secara bertahap," katanya.(A-183/A-89)***
Sumber: Koran Pikiran Rakyat

0 komentar:

Post a Comment

Followers